Pemkab Poso tingkatkan konsumsi ikan cegah stunting lewat Gemarikan

oleh -61 Dilihat
oleh

Mediaex Poso Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso, Sulawesi Tengah, terus mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan perbaikan gizi keluarga melalui Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga mendorong pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi perikanan.

Wakil Bupati Poso, Soeharto Kandar, saat menghadiri kegiatan Gemarikan di Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Rabu (12/11/2025), menekankan pentingnya konsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. “Ikan mengandung protein tinggi dan zat gizi yang sangat dibutuhkan tubuh, terutama untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak, memperkuat daya tahan tubuh, serta mencegah stunting,” ujarnya.

Ia menambahkan, Program Gemarikan merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat sekaligus memanfaatkan potensi perikanan lokal. Kabupaten Poso, yang memiliki sumber daya perikanan melimpah baik dari laut, darat, maupun budi daya, dinilai ideal untuk menjadikan konsumsi ikan sebagai bagian dari pola hidup sehat masyarakat.

“Peningkatan konsumsi ikan seharusnya menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat, terutama di daerah dengan potensi perikanan besar seperti Kabupaten Poso. Pemerintah daerah terus mengupayakan edukasi gizi dan perubahan pola konsumsi agar ketahanan pangan keluarga semakin kuat,” katanya.

Selain aspek kesehatan, Wabup Soeharto menegaskan bahwa Program Gemarikan juga memiliki manfaat ekonomi. Dengan meningkatnya permintaan ikan, masyarakat lokal diharapkan dapat memanfaatkan potensi perikanan secara optimal, baik melalui penangkapan ikan tradisional, budidaya ikan, maupun pengolahan produk perikanan untuk kebutuhan rumah tangga maupun komersial. “Program ini bukan hanya tentang makan ikan, tapi juga tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan usaha kecil, dan peningkatan kesejahteraan keluarga,” tegasnya.

Kegiatan Gemarikan di Desa Tambarana berlangsung interaktif, melibatkan demonstrasi pengolahan ikan, edukasi gizi, dan pemberian contoh menu sehat berbasis ikan. Masyarakat setempat diberi pemahaman tentang cara memasak ikan yang sehat, lezat, dan bergizi, serta bagaimana mengolah ikan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi seperti abon ikan, ikan asap, dan olahan lainnya.

Wabup juga berharap melalui kegiatan ini, masyarakat mampu mengelola sumber daya perikanan secara berkelanjutan. “Kita ingin masyarakat tidak hanya makan ikan, tapi juga menjadi pelaku usaha perikanan yang mandiri. Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah kita,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah berencana melibatkan sekolah, posyandu, dan kelompok masyarakat dalam sosialisasi Gemarikan agar program ini merata hingga tingkat desa dan kelurahan. Dengan pendekatan holistik, diharapkan target penurunan angka stunting di Kabupaten Poso dapat tercapai, sementara masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi seimbang dan pemanfaatan potensi lokal.

Dengan dukungan berbagai pihak, Program Gemarikan diyakini mampu menjadi model keberhasilan integrasi kesehatan, pendidikan gizi, dan ekonomi masyarakat yang dapat diterapkan di daerah lain di Sulawesi Tengah maupun Indonesia secara lebih luas.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.